Cute Cherry -->

Selasa, 17 Maret 2015

KURS (Akuntansi Internasional)

KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA 
Update Terakhir 11 Maret 2015
Kode Singkatan
CONTOH SOAL & JAWABAN
1.  Tn. Budi ingin mengajak anak dan istrinya berlibur ke Negara Jepang. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya salama disana Tn. Budi membutuhkan  JPY 30.000. Berapa Rupiah yang harus ditukarkan Tn. Budi ?
Jawaban :
JPY 30.000 = 30.000 x (Kurs Jual) 10.903,25 = Rp 327.097.500

2.   Tn. Budi dan keluarga ingin melanjutkan liburan ke Negara Korea, maka dari itu Tn. Budi membeli tiket tujuan korea sebesar KRW 245.000. Berapa Yen yang harus dibayar Tn. Budi ?
Jawaban :
KRW 245.000 = 245.000 x (Kurs Jual) 11.72 = Rp 2.871.400
Rp 2.871.400 : (Kurs Jual) 10.903,25 = JPY 263.35

3.  Sesampainya di Indonesia, Tn. Budi menukarkan uangnya sebesar JPY 970 dan KRW 2.750.000. Berapa Rupiah yang akan diterima oleh Tn. Budi ?
Jawaban :
JPY = 970 x (Kurs Beli) 10.791,79 = Rp 10.468.036,3
KRW = 2.750.000 x (Kurs Beli) 11,60 = Rp 31.900.000
Total = Rp 10.468.036,3 + Rp 31.900.000 = Rp 42.368.036,3

4.   Istri Tn. Budi ingin membuka usaha butik pakaian wanita dengan mengimpor baju dari Hongkong. Ia ingin menggunakan tabungannya untuk dijadikan modal awal sebesar USD 3.500, dan modal yang dibutuhkan Istri Tn. Budi untuk membuka butik sebesar HKD 36.000. Apakah tabungan Istri Tn. Budi cukup untuk dijadikan modal ? Jika tidak berapa rupiah yang harus ia siapkan ?
Jawaban :
USD = 3.500 x (Kurs Beli) 13.098,00 = Rp 45.843.000
HKD = 36.000 x (Kurs Jual) 1.704,63 = Rp 61.366.680
Total = Rp 61.366.680 – Rp 45.843.000 = Rp 15.523.680
Jadi, karena tabungan Istri Tn. Budi tidak cukup maka ia harus menyiapkan Rp 15.523.680 lagi.

5.      Rekan bisnis Tn. Budi yang bernama Mr. Pete datang ke Indonesia untuk berlibur. Ia membawa uang sebesar EUR 5.000 yang kemudian ia tukarkan ke dalam Rupiah. Jadi, berapa rupiah yang di dapat oleh Mr. Pete ?
Jawaban :
EUR = 5.000 x (Kurs Beli) 14.003,07 = Rp 70.015.350

6.     Azzura, anak Tn. Budi mendapat kiriman uang dari Oma nya sebesar SGD 200. Berapa rupiah yang di dapatkan Azzura jika ia menukarkan uangnya ?
Jawaban :
SGD = 200 x (Kurs Beli) 9.450,22 = Rp 1.890.044

7.    Tn. Budi mendapat kiriman uang atas Laba bersih dari bisnisnya di beberapa Negara sebesar AUD 10.700. Kemudian uang sebesar AUD 10.700 tersebut ia gunakan untuk membeli Arloji seharga USD 950, Berapa sisa uang AUD Tn. Budi?
Jawaban :
AUD = 10.700 x (Kurs Beli) 9.978,06   = Rp 106.765.242
USD = 950 x (Kurs Jual) 13.230,00      = Rp 12.568.500
Rp 12.568.500 : (Kurs Jual AUD) 10.089,20 = AUD 1.245,73

8.    Tn. Budi mendapat kerugian atas usahanya yang berada di New Zealand sebesar NZD 880. Berapa Rupiah kerugian yang diderita Tn. Budi?
Jawaban :
NZD = 880 x (Kurs Jual) 9.611,60 = Rp 8.458.208

9.    Oma sedang mengunjungi anak dan cucu nya di Indonesia, beliau membawa dan menukarkan uang sebesar CHF 1.000 ke dalam Rupiah, berapakah yang didapat oleh Oma ?
Jawaban :
CHF = 1.000 x (Kurs Beli) 13.115,05 = Rp 13.115.050

10.  Tn. Budi ingin membeli saham teman bisnisnya sebesar KWD 2.150. Jadi, berapa Rupiah yang harus ditukarkan Tn. Budi ?
Jawaban :
KWD = 2.150 x (Kurs Jual) 44.247,49 = Rp 95.132.103,5

Minggu, 23 November 2014

Etika Profesi Akuntansi

PROFESI AKUNTANSI
Profesi akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi, termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang bekerja pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik.

Dalam arti sempit, profesi akuntan adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan sebagai akuntan publik yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi, pajak, dan konsultan manajemen.

Profesi akuntansi dapat dikatakan terbagi menjadi 2, yaitu :
1.            Akuntan Pendidik
Adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, mengajar dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi, serta melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, contohnya Dosen.

2.            Akuntan Non Pendidik
Macam-macam Akuntan Non Pendidik, yaitu :
a.       Akuntan Publik (Public Accountant)
Adalah akuntan yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan RI untuk memberikan jasa audit umum dan review atas laporan keuangan, audit kinerja, dan audit khusus serta jasa dalam bidang non atestasi lainnya seperti jasa konsultasi, jasa kompilasi, dan jasa-jasa lainnya yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan.
Akuntan publik juga dikenal sebagai akuntan eksternal yaitu akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu, mereka bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan publik (KAP).

b.      Akuntan Intern (Internal Accountant)
Adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan, organisasi, atau lembaga tertentu dan bertugas khusus di bidang akuntansi intern perusahaan untuk membantu pengelola perusahaan.

c.       Akuntan Manajemen/ Perusahaan
Adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Tugas yang dikerjakan adalah penyusunan sistem akuntansi, penyusunan laporan akuntansi kepada pihak intern maupun ekstern perusahaan, penyusunan anggaran, menangani masalah perpajakan dan melakukan pemeriksaan intern.

d.      Akuntan Pemerintah (Government Accountant)
Adalah akuntan yang bekerja pada badan atau lembaga pemerintah seperti di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK), Direktorat Jenderal Pajak, dan lain-lain.
Tugas pokoknya melakukan pemeriksaan terhadap pertanggungjawaban keuangan yang disajikan oleh unit-unit organisasi dalam pemerintah atau pertanggungjawaban keuangan yang disajikan oleh unit-unit organisasi dalam pemerintah atau pertanggungjawaban keuangan yang ditujukan kepada pemerintah.

e.       Konsultan SIA/ SIM
Salah satu profesi atau pekerjaan yang bisa dilakukan oleh akuntan di luar pekerjaan utamanya adalah memberikan konsultasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan sistem informasi dalam sebuah perusahaan. Seorang konsultan SIA/ SIM dituntut harus mampu menguasai sistem teknologi komputerisasi disamping mengusai ilmu akuntansi. Biasanya jasa yang disediakan oleh konsultan SIA/ SIM hanya pihak-pihak tertentu saja yang menggunakan jasanya ini.

KODE ETIK PROFESI AKUNTAN
Kode etik pada hakikatnya adalah memuat aturan-aturan atau norma-norma yang dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas fungsi semua orang yang terlibat dalam suatu organisasi.

Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana seseorang sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :
1.      Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan
     Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.

2.      Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan
     Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan sosial).

3.      Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi
     Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.

Etika profesi akuntan di Indonesia diatur dalam Kode Etik Akuntan Indonesia. Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia dimaksudkan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota, baik yang berpraktik sebagai akuntan publik, bekerja di lingkungan dunia usaha, pada instansi pemerintah, maupun di lingkungan dunia pendidikan dalam pemenuhan tanggung-jawab profesionalnya. Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia terdiri dari tiga bagian:
1.      Prinsip Etika
Prinsip Etika memberikan kerangka dasar bagi Aturan Etika, yang mengatur pelaksanaan pemberian jasa profesional oleh anggota. Prinsip Etika disahkan oleh Kongres dan berlaku bagi seluruh anggota.
2.      Aturan Etika
Aturan Etika disahkan oleh Rapat Anggota Himpunan dan hanya mengikat anggota Himpunan yang bersangkutan
3.      Interpretasi Aturan Etika
Interpretasi Aturan Etika merupakan interpretasi yang dikeluarkan oleh Badan yang dibentuk oleh Himpunan setelah memperhatikan tanggapan dari anggota, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, sebagai panduan dalam penerapan Aturan Etika, tanpa dimaksudkan untuk membatasi lingkup dan penerapannya.

Kode etik akuntan Indonesia berdasarkan hasil kongres IAI ke- 8 pada bulan September 1998 memuat 8 prinsip etika, yaitu :
1.      Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat. Sejalan dengan peran tersebut, anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka. Anggota harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi, memelihara kepercayaan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri.

2.      Kepentingan Publik
Dalam kepetingan public setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas professionalisme, yang merupakan satu ciri utama dari suatu profesi adalah penerimaan tanggung jawab kepada publik.
Profesi akuntan memegang peran yang penting di masyarakat, dimana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung kepada obyektivitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib. Ketergantungan ini menimbulkan tanggung jawab akuntan terhadap kepentingan publik.

3.     Integritas
Integritas didalam kode etik akuntan Indonesia merupakan hal yang penting karena integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan profesional.
Integritas juga mengharuskan seorang anggota untuk, bersikap yang jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa. Pelayanan dan kepercayaan publik tidak boleh dikalahkan oleh keuntungan pribadi.

4.      Obyektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya. Karena Obyektivitasnya adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota. Anggota bekerja dalam berbagai kapasitas yang berbeda dan harus menunjukkan obyektivitas mereka dalam berbagai situasi.

5.      Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan berhati-hati, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan ketrampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional dan teknik yang paling mutakhir. Karena dalam hal ini mengandung arti bahwa anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan jasa profesional dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya, demi kepentingan pengguna jasa dan konsisten dengan tanggung jawab profesi kepada public.

6.      Kerahasiaan
Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.

7.      Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi. Kewajiban untuk menjauhi tingkah laku yang dapat mendiskreditkan profesi harus dipenuhi oleh anggota sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota yang lain, staf, pemberi kerja dan masyarakat umum.

8.      Standar Teknis
Setiap anggota pada standar teknis ini harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.

REFERENSI

Senin, 13 Oktober 2014

Kecurangan-Kecurangan yang Terjadi pada Bank di Indonesia

PENDAHULUAN

Bank merupakan lembaga keuangan yang mempunyai peranan penting dalam menunjang keberhasilan perekonomian. Hal ini sesuai dengan tujuan dari perbankan Indonesia yang tercantum dalam UU perbankan No. 10 tahun 1998 pasal 4 yaitu perbankan Indonesia bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional kearah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. (Kasmir, 2002)

Bisnis perbankan di Indonesia pada tahun 1960-an dan 1970-an merupakan bisnis yang belum begitu terkenal. Bank tidak perlu mencari nasabah, tetapi sebaliknya nasabahlah yang datang mencari bank. Dengan dikeluarkannya paket kebujaksanaan pada Oktober 1988 dan Undang-undang Republik Indonesia No. 10 tahun 1988, perbankan di Indonesia mulai mengalami perubahan dan perkembangan yang pesat. Namun, perkembangan perbankan yang cukup pesat pada masa tersebut, ternyata tidak berlangsung lama karena pada akhir tahun 1997 terjadi krisis ekonomi di Indonesia.

Seiring dengan semakin kompleksnya operasional dalam bank, maka manajemen puncak memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi dengan berbagai operasi untuk menelaah keefektifan kinerja yang memuaskan, walaupun telah dibangun suatu system pengawasan tertentu. Keterbatasan komunikasi antara manajemen puncak dengan lini operasional dalam perusahaan inilah yang dapat menimbulkan kecurangan atau fraud seperti pencurian, pemerasan, penggelapan, pemalsuan, dan lain-lain.

Jenis fraud (kecurangan) yang terjadi di setiap negara ada kemungkinan berbeda, hal ini karena praktek fraud antara lain sangat dipengaruhi oleh kondisi hukum di negara yang bersangkutan. Di negara maju dimana penegakan hukum sudah berjalan dengan baik dan kondisi ekonomi masyarakat secara umum sudah cukup mantap maka praktek fraud lebih sedikit modus operasinya. Di Indonesia sendiri ada berbagai macam bentuk fraud yang terjadi pada organisasi sektor public.

RUMUSAN MASALAH

Dari pendahuluan diatas, rumusan masalah yang dapat ditentukan adalah jenis-jenis kecurangan atau fraud apa saja yang pernah terjadi pada dunia perbankan di Indonesia.

PEMBAHASAN

Fraud atau kecurangan adalah suatu tindakan atau perbuatan yang dengan maksud disengaja menggunakan sumber daya organisasi/perusahaan secara tidak wajar untuk memperoleh keuntungan pribadi sehingga merugikan pihak organisasi/perusahaan yang bersangkutan atau pihak lain. Dalam industri Perbankan, Fraud dapat di artikan sebagai tidandakan sengaja melanggar ketentuan internal meliputi:
  1. Kebijakan,
  2. Sistem dan
  3. Prosedur yang berpotensi merugikan bank baik material maupun moril. 
Jenis-Jenis Fraud
1.  Fraud di Bidang Kredit
Aktivitas lainnya yang rawan fraud adalah perkreditan, yakni memberikan kredit fiktif atau agunan fiktif, antara lain dengan memanfaatkan berkas kredit yang lunas. Kemudian, aktivitas accounting. Unit accounting melakukan perubahan parameter bunga sehingga biaya dana meningkat dan dipindahkan ke rekening tabungan yang bersangkutan. 
Salah satu contoh kasus fraud di bidang kredit adalah “Praktik Pembuatan Kartu Kredit Fiktif di Semarang Dibongkar” berita ini dimuat di http://www.antarajateng.com/ pada Kamis, 17 Jul 2014 14:17:53  WIB, Oleh : Immanuel Citra Senjaya.
Semarang, Antara Jateng - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah membongkar praktik pembuatan kartu kredit menggunakan identitas palsu di Semarang.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Djoko Purbohadijoyo di Semarang, Kamis, mengatakan kasus tersebut terungkap setelah salah seorang nasabah Bank Mandiri mengadu.
"Ada nasabah Bank Mandiri yang mengadu karena mendapat tagihan kartu kredit," katanya. Padahal, lanjut dia, yang bersangkutan tidak pernah memiliki kartu kredit yang dimaksudkan.
Aduan tersebut, menurut dia, ditelusuri yang selanjutnya ditemukan 23 kartu yang pengajuannya diatasnamakan 12 orang yang mengaku bekerja di sebuah bank di Salatiga.
"Namun setelah dicek ternyata 12 nama itu bukan karyawan bank yang dimaksud," katanya.
Sebanyak 23 kartu fiktif tersebut mengarah ke satu tersangka berinisial RSP. RSP merupakan pegawai sebuah perusahaan asuransi yang ikut berkantor di Bank CIMB Niaga cabang Salatiga.
Ia menjelaskan tersangka mengajukan permohonan pembuatan kartu kredit ke Bank Mandiri dengan kartu identitas yang dipalsukan beserta surat keterangan penghasilan.
"Setelah disetujui Bank Mandiri, kartu-kartu tersebut dikirim kepada tersangka," katanya.
Kartu kredit yang diperoleh pelaku secara ilegal tersebut selanjutnya digunakan untuk bertransaksi dengan nilai mencapai Rp241 juta.
Tersangka yang merupakan warga Palebon, Kota Semarang, ternyata merupakan residivis yang pernah dihukum selama empat tahun dalam kasus penggelapan.
Djoko mengungkapkan tersangka akan dijerat dengan Undang-undang Nomor 8 tahun 2012 tentang tindak pidana pencucian uang.

2.  Fraud di Bidang Operation
Dalam operasional perbankan, beberapa aktifitas yang diidentifikasikan rawan fraud, antara lain aktivitas pendanaan. Dalam hal ini, pegawai bank menarik dana dari rekening nasabah dengan memanfaatkan kepercayaan nasabah.  Pejabat bank dan petugas customer service menerima titipan penyetoran deposito (door to door) dan diterbitkan bilyet deposito, namun tercatat dalam pembukuan bank. Uang setoran digunakan untuk kepentingan pribadi. Fraud lain dilakukan dengan menyetujui pencairan deposito prime customer tanpa didiukung dengan bilyet asli.
Contoh kasus Citibank – Melinda Dee, dan Kasus pembobolan dana escrow account milik PT. Elnusa di Bank Mega – Jababeka sebesar Rp.111 Miliar yang dilatarbelakangi oleh kerjasama dengan pihak intern untuk memalsukan akta dan tanda tangan pada blanko pencairan deposito  dan dipindahkan ke deposit on call “palsu” atas nama Elnusa.  Setelah jatuh tempo uang tersebut dialrikan ke rekening PT. Discovery dan PT. Harvest dan dana tersebut digunakan untuk bisnis investasi.

3. Fraud di Bidang Teknologi dan Informasi
Penggandaan kartu  kredit yang menggunakan teknologi marak digunakan.  Penggunaan teknologi chip masih dalam proses masa transisi sehingga masih rentan terhadap pencurian informasi.  Kasus pencurian data nasabah Bank Mandiri di merchant “body shop” menyebabkan nasabah dirugikan sebesar Rp.7,5Miliar.  Pencurian data pada saat swipe menyebabkan data di duplikasi dan digunakan untuk bertransaksi di luar negeri (Amerika dan Meksiko).

REFERENSI
  1. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/22637/5/Chapter%20I.pdf.
  2. http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/10364/1048/bab1a.pdf.
  3. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/37875/5/Chapter%20I.pdf.
  4. http://www.analisahukum.com/2013/04/fraud-dalam-dunia-perbankan.html
  5. http://www.antarajateng.com/detail/praktik-pembuatan-kartu-kredit-fiktif-di-semarang-dibongkar.html

Sabtu, 28 Juni 2014

Review Product

Leather bag, when we heard about the skin bag, we will think that the bag comes from the skin, but it's his skin from animals cow leather bag material, which is not that hard to take care of cow leather bag is, we need to know that the more durable genuine leather handbag or long-lasting in terms of shape and quality. Indonesia's myriad brands of leather bag that is. One example is Elizabeth brand sell a variety of bags and purses are made from leather.

Leather bag does have many advantages not possessed a bag made from others, but also leather bag has a shortage. The following will be discussed about advantages and disadvantages of leather handbags:

ADVANTAGES

1. The varied design
Leather bag has a lot of designs and styles that will suit any occasion. In addition, leather bag is also available in a variety of colors.
2. Durability
    Generally resistant scratch resistant leather bag and waterproof so you
    do not need to fear your stuff wet because of the rain. 
3. Timeless era
    Leather handbags never go out of fashion. 
4. The suppleness
    Leather bags are more flexible and powerful than a bag made of cloth.
    Elegance leather bag depends on the material from the source 
    of animals used and the manufacturing process
5. Power
    Power leather bag depending on the source of animals used and the
    process of tanning on a variety of skin types.

DISADVANTAGES

  1. Genuine leather bag can not direct contact with sunlight for a long time.
  2. Although the leather bag is waterproof but should not be exposed to water too often.
  3. Leather bag requires more care than a Briefcase bag made from another.

The following tips so that leather bag is stronger and durable:

  1. Avoid direct contact with sunlight for a long time. Sun exposure can damage the surface of the skin, e.g. cracked or look like crack.
  2. Avoid water. If she was exposed to the air, immediately wipe dry with a dry and soft-textured.
  3. Keep a bag that is not used in a storage bag (dust bag). If the bag has not been used yet in a relatively long time, certainly the bag can be removed from its packaging and let the bag exposed to the wind so as not to damp.
  4. Never store leather bags or sticking with the adjacent bag made from plastic. Because the plastic bag material can absorb dyes color on the skin. It may cause stained leather bag that looks like exposed to fungus.
  5. If leather bag stored in the closet, use products like camphor or damp resistant silica gel which can be purchased at pharmacies. Put in your bag to your skin to avoid moldy.

Senin, 02 Juni 2014

Memorandum

MEMO

Date                    : June 02, 2014
From                   : Manager
To                       : All employees
Subject                : Provisions leave

To each employee, started June, 2014 rations leave given by the official maximum is 3 a day every month. For who could not attend due to illness must be accompanied by a doctor's letter. If it is absent without explanation shall be given sanctions, thank you.

Signature

Tria Widiyanti

Advertising a Vacancy and Application Letter

Advertisement

Application Letter
Bekasi, June 02, 2014

To : PT. PIPE COATING INDONESIA

Dear Sir,

I wish to apply for the position of accounting staff that was advertised on www.jobsdb.com, June 01, 2014.

I am twenty-four years of age, single and in good health condition. I was graduated from Gunadarma University 2012. I have over two year experience as an accounting with PT. Maju Jaya. I can speak English both orally and in writing, my computer skill is very good, and I can operating of Microsoft Word, Excel and power point.

I am looking for new challenges and the position of market research supervisor sounds the perfect opportunity.

Herewith I enclose my :
1. CV
2. Transcript and a certificate course of a Brevet A and B
3. Recent photograph

For your inspection and look forward to hearing from you soon. I am available for interview at your convenience.

Sincerely yours,


Tria Widiyanti

Sabtu, 09 November 2013

Korelasi Antara Bahasa Indonesia dengan Akuntansi

PENGERTIAN BAHASA

Secara umum bahasa adalah alat untuk beriteraksi atau berkomunikasi berupa lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia, untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan seseorang.

Salah satu fungsi dari bahasa Indonesia adalah sebagai alat komunikasi. Untuk berinteraksi dengan orang lain guna menyampaikan maksud yang ada di dalam hati dan fikiran seseorang, dengan menggunakan bahasa, manusia dapat berhubungan dengan alam sekitarnya, terutama dengan manusia lainnya. Melalui bahasa pulalah manusia dapat bekerja sama dengan manusia lainnya untuk mencapai suatu tujuan.

Kedudukan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara (Bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia) 

Dalam Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia mempunyai 4 fungsi. Saya akan menyebutkan 2 fungsi bahasa Indonesia yang berhubungan dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan, antara lain sebagai berikut :

1. Bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga pendidikan.
Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, materi pelajaran yang berbentuk media cetak hendaknya juga berbahasa Indonesia.

2. Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.
Keragaman kebudayaan Indonesia berasal dari keanekaragaman suku,bahasa dan budaya yang ada di Negara Indonesia. Dalam penyebarluasan ilmu dan teknologi modern, agar jangkauan pemakaiannya lebih luas biasanya melalui internet, buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lain guna meningkatkan pengetahuan masyarakat Indonesia.


PENGERTIAN AKUNTANSI

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan.

Akuntansi (accounting) adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.


Objek akuntansi adalah transaksi keuangan suatu perusahaan dengan melakukan kegiatan meliputi pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi keuangan. Proses akuntansi akan berakhir pada akhir priode tertentu dengan disusunnya laporan keuangan. Sehingga dapat dikatakan bahwa akuntansi adalah suatu sistem yang mengolah data/transaksi keuangan menjadi laporan keuangan.

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan suatu organisasi beserta perubahan yang terjadi didalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.

KORELASI ANTARA BAHASA INDONESIA DENGAN AKUNTANSI

Sebagai warga Negara Indonesia dalam beriteraksi atau berkomunikasi untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan seseorang pasti akan lebih mudah jika menggunakan bahasa resmi Indonesia.
Jadi, pada intinya korelasi atau hubungan bahasa Indonesia dengan Akuntansi yaitu dalam melakukan kegiatan Akuntansi, akuntan membutuhkan bahasa Indonesia untuk memudahkan dalam menyampaikan informasi berupa laporan keuangan kepada pihak manajer manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.


SUMBER :